Dituduh Pakai Doping, Juventus Terancam Kehilangan Gelar Lagi

Dituduh Pakai Doping, Juventus Terancam Kehilangan Gelar Lagi

 Dituduh Pakai Doping, Juventus Terancam Kehilangan Gelar Lagi

Agen MAXBET Terpercaya , TURIN – Persiapan Juventus mendekati pertandingan tandang kontra AC Milan di Giuseppe Meazza diganggu berita miring. La Vecchia Signora dituduh memaksa beberapa pemainnya menggunakan doping pada awal 2000-an.

Tudingan itu diutarakan bekas tim medis Swedia, Ulf Karlsson. Dia menyebutkan ada besar kemungkinan Juventus lakukan praktek illegal untuk tingkatkan kekuatan armadanya. Dia menilainya di masa 2000-an, personel Si Nyonya Tua miliki “budaya” konsumsi doping.

Karlsson mengakui miliki cukup bukti atas tuduhannya. Dia menyebutkan Zlatan Ibrahimovic serta Albin Ekdal sebagai misalnya. Ibrahimovic pernah isi lini depan Juventus (2004-2006), serta saat ini membela Paris Saint Germain (PSG). Ekdal sempat juga jadi gelandang Bianconeri (2008-2010), serta saat ini berkarir di Hamburger SV.

Baca Juga : Preview Athletic Bilbao vs Sevilla : Andalkan Macan Tua

Karlsson yakini pada periode itu Ibra serta Ekdal menggunakan doping untuk memberi bobot badannya. Pasalnya, berat badan mereka naik cukup mencolok kurun waktu singkat. Itu susah dikerjakan tanpa ada pertolongan doping atau semacamnya.

“Zlatan Ibrahimovic dapat memberi berat tubuhnya sampai 10 kg cuma kurun waktu enam bln.. Saya rasa waktu itu dia menggunakan doping. Sekurang-kurangnya itu yang saya percayai. Bobot Albin Ekdal juga naik delapan kg saat dia masihlah membela Juventus, ” terang Karlsson.

Karlsson memperoleh rangkuman itu lantaran pernah mengecek kesehatan Ibrahimovic serta Ekdal saat di panggil timnas Swedia. “Saya rasa itu budaya yang ada di Juventus. Mereka terlebih dulu miliki dokter yang dihukum 22 bln., ” lebih Karlsson.

Tuduhan Karlsson dapat bikin Juventus dalam permasalahan besar. Terkecuali bisa mencoreng reputasi, isi almari kaca juara Liga Italia itu dapat menyusut. Pasalnya, mereka pernah merebut Scudetto pada 2001/2002 serta 2002/2003.

Bila pada periode itu pemainnya dapat dibuktikan menggunakan doping, bukanlah mustahil gelar itu dibatalkan seperti yang menerpa trofi 2004/2004 serta 2005/2006. Dua gelar itu dicabut lantaran Juventus dapat dibuktikan ikut serta manipulasi kompetisi.