Posisi Neymar dalam Bahaya, Dinilai Lebih Buruk dari Paco Alcacer

Posisi Neymar dalam Bahaya, Dinilai Lebih Buruk dari Paco Alcacer

posisi-neymar-dalam-bahaya-dinilai-lebih-buruk-dari-paco-alcacer-3nn

Agen bola online _ BARCELONA – Posisi Neymar di lini depan Barcelona kini dalam bahaya. Bomber asal Brasil itu bisa saja tersisih karena menurut media Spanyol catatannya dinilai lebih buruk dari Paco Alcacer.

Sejak direkrut dari Santos pada 2013, Neymar selalu jadi pilihan utama Barcelona. Penyerang berusia 24 tahun itu terus menemani Lionel Messi dan Luis Suarez hingga membentuk trio MSN.

Sejauh ini Neymar dianggap cukup produktif. Buktinya pada edisi 2014/2015 dan 2015/2016, dia bisa mencetak lebih dari 20 gol di La Liga. Tapi, sekarang koleksinya malah menurun dimana baru mencetak empat gol dari 13 partai.
Baca juga : Neymar Santai Dijadikan Kambing Hitam
Neymar belum pernah lagi mencetak gol selama delapan pertandingan beruntun La Liga. Jika dihitung secara keseluruhan, dia gagal merobek gawang lawan dalam sembilan partai atau total 796 menit.

Terakhir kali Neymar mencetak gol saat membantu Barcelona mengalahkan Manchester City (Man City) 4-0 di Liga Champions, 20 Oktober di Camp Nou. Saat itu namanya tercantum di papan skor pada menit ke-89.

Rapor Neymar dinilai lebih buruk dari Alcacer. Penyerang berumur 23 tahun yang direkrut dari Valencia itu baru saja memecahkan telur lantaran ikut membantu Barcelona menggasak Hercules 7-0 di ajang Copa del Rey. Alcacer sukses menyumbang satu gol di menit ke-73.

Tapi, sebelum meladeni Hercules di Camp Nou, Alcacer tidak pernah memberi kontribusi pada Barcelona disemua kompetisi. Dia terus gagal menjebol gawang lawan selama kurun waktu 591 menit.

Namun, itu juga karena Alcacer lebih sering jadi cadangan. Bahkan selama empat partai La Liga terbaru, pelatih Luis Enrique sama sekali tidak pernah memainkannya. Rata-rata dia hanya merumput selama 54 menit.

Karena itu jika dilihat berdasarkan statistik, masa paceklik Neymar jauh lebih lama ketimbang Alcacer. Ini bisa saja jadi bahan evaluasi bagi Enrique. Bukan tidak mungkin Alcacer yang nantinya bakal terus mendapat kepercayaan jadi penyerang utama.