Ini Sebab MU Mourinho Minus 12 Poin dari Chelsea di Liga Inggris 2016/17

Ini Sebab MU Mourinho Minus 12 Poin dari Chelsea di Liga Inggris 2016/17

ini-sebab-mu-mourinho-minus-12-poin-dari-chelsea-di-liga-inggris-2016-17-rS5

Agen bola online _ MANCHESTER – Pasukan polesan Jose Mourinho sesungguhnya tidak bermasalah dalam mengkreasi peluang untuk mencetak gol di Liga Inggris 2016/17. Akan tetapi, Manchester United (MU) sementara ini jadi tim yang paling banyak membuang peluang emas.

Ya, seperti dilaporkan The Sun. Faktor itulah yang kurang lebih menyebabkan Manchester United (MU) masih tertahan di peringkat 6 klasemen sementara Liga Primer Inggris (EPL) 2016/17. Atau, itu jadi salah satu penyebab The Red Devils masih tertinggal 12 poin dari Chelsea di puncak klasemen.
Baca juga : Premier League, Gelar Juara yang Paling Diinginkan Giroud
Fakta dari ini, kembali terjadi ketika MU ditahan imbang 1-1 oleh Liverpool, pada pekan ke-21 di Stadion Old Trafford. Sebuah statistik dari Opta, menggambarkan pemandangan bahwa Setan Merah memang sering membuang peluang emas.
Tabel statistik jumlah peluang emas dan konversinya jadi gol para klub peserta Liga Primer Inggris 2016-17 di 21 laga awal. (Foto-thesun.co.uk dan opta)
Armada besutan Mourinho di EPL 2016/17, telah membuat 37 kans emas untuk mencetak gol. Akan tetapi, mereka hanya mampu merealisasikannya jadi 12 gol saja. Itu artinya, rataan konversi dari statistik ini ada pada angka 32,43 persen.

Tahukah Anda dan Mourinho? Buat urusan tadi, statistik Zlatan Ibrahimovic dkk jadi yang paling buruk dari seluruh kontestan EPL 2016/17.

Walau sedang dalam jalur 16 laga tanpa kalah di berbagai ajang, MU kehilangan poin krusial di kandang sendiri, yakni ketika menjamu Stoke City, Burnley, dan West Ham United. Itu karena The Red Devils sering gagal mengkonversi peluang emas untuk jadi gol ke gawang lawan.

Bagaimana ini Mourinho? Apakah Anda sanggup membenahi statistik buruk MU ini di sisa putaran kedua EPL 2016/17? Kalau masih mau memelihara peluang juara, tentu harus iya! Kini pertanyaannya, mampu enggak ya?