Berita Bola – Terungkap! Kasus Pemerkosaan Cristiano Ronaldo di 2009

Berita Bola – Terungkap! Kasus Pemerkosaan Cristiano Ronaldo di 2009

Berita Bola Online – Pada awal bulan ini, majalah berita Jerman, Der Spiegel melaporkan bahwa seorang wanita Amerika yang bernama ‘Susan K’, telah diperkosa oleh Cristiano Ronaldo.

Kapten timnas Portugal tersebut dikabarkan memperkosanya di Penthouse Palms Casino Resort di Las Vegas pada tahun 2009.

Laporan tersebut mengklaim bahwa pada saat itu Susan K ketakutan, sehingga dia tidak melaporkannya ke polisi. Dan Ronaldo dilaporkan membayar 375.000 dolar untuk menyelesaikan permasalahannya tersebut.

Pada saat laporan Der Spiegel muncul, timnya menyebut berita tersebut palsu dan mengatakan bahwa dokumen yang diterbitkan tidak ditandatangani, dan karena korban tidak pernah tampil di depan umum. Mereka dikabarkan akan menuntut Der Spiegel.

Tapi sepertinya tidak seperti itu, karena Der Spiegel justru telah menerbitkan berita yang semakin mendukung laporan mereka sebelumnya.

Mereka menerbitkan berita yang mereka klaim adalah dokumen penyelesaian kasus tersebut yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. Mereka juga mengklaim bahwa mereka memiliki pesan teks Cristiano mengenai negosiasi penyelesaian.

Der Spiegel (melalui Bleacher Report) mengatakan pada hari ini bahwa mereka mendapatkan dokumen itu dari situs whistleblower Football Leaks, dan bahwa Cristiano Ronaldo menggunakan nama kode ‘Topher‘ di dalamnya.

Der Spiegel menulis bahwa pertemuan mediasi antara Susan K, pengacaranya dan pengacara Ronaldo, Cristiano Carlos Osório de Castro terjadi pada 12 Januari 2010 di Las Vegas.

Cristiano tidak ada di sana, tapi Carlos dilaporkan mengirim sms kepadanya selama negosiasi berlangsung.

Susan K menangis karena Cristiano Ronaldo tidak berada di sana untuk menghadapinya. Pesan teks yang diklaim Der Spiegel ditulis oleh Cristiano dan pengacaranya, terbaca seperti sebuah negosiasi untuk pembelian sebuah rumah.

Baca juga:

Empat puluh tujuh menit setelah SMS pertama, Ronaldo menerima pesan kedua dari Las Vegas. Kali ini itu hanya sebuah angka, yakni ‘950.000 dolar’.

Kemudian Ronaldo membalas: “Itu jumlahnya?”

Osório de Castro menjawab: “Itu adalah permintaan pertama. Itu 660.000 euro. Kami tidak akan menerimanya. Negosiasi berlanjut.”

Ronaldo kemudian bertanya: “Apakah itu terlalu banyak?” Osório de Castro menjawab: “Saya rasa begitu. Kurasa kita akan menurunkannya.”

Ronaldo kemudian menuntut: “Itu harus kurang!” Pengacaranya menjawab: “Baiklah.”

Der Spiegel mengatakan bahwa kedua belah pihak akhirnya menyetujui sebuah angka. Tollin, sebuah firma yang berbasis di British Virgin Islands, dilaporkan diberikan kuasa oleh pengacara Cristiano untuk melakukan pembayaran pelunasan sebesar 375.000 dolar. Faktur dari pengacaranya pergi ke perusahaan Multisports & Image Managemen yang berbasis di Irlandia. Kedua perusahaan tersebut rupanya telah menangani uang pengesahannya selama bertahun-tahun.

Ini bukan kali pertama Cristiano Ronaldo dituduh melakukan pemerkosaan. Pada tahun 2005, seorang wanita menuduhnya memperkosa di sebuah hotel di London. Tapi Scotland Yard kemudian mengatakan bahwa tidak ada cukup bukti untuk menuntutnya.

Pengacara Cristiano Ronaldo masih menyangkal setiap laporan Der Spiegel. Dia juga terus menutup mulutnya tentang ini.

cristianosettlement