Park Ji Sung Ungkap Rahasia MU Kalahkan AC Milan

Park Ji Sung Ungkap Rahasia MU Kalahkan AC Milan

Berita Bola Online – Mantan gelandang Manchester United, Park Ji Sung, memiliki kisah menarik tentang bagaimana Setan Merah berhasil mengalahkan AC Milan di Liga Champions.

Seperti diketahui, Ji Sung menghabiskan karirnya di Manchester United selama 7 tahun. Park Ji Sung bergabung dengan klub raksasa Inggris itu pada tahun 2010, setelah penampilan menawan di Piala Dunia saat membela Korea Selatan.

Di sisi lain, AC Milan kala itu menjadi klub yang paling ditakuti di Eropa karena dihuni oleh banyak pemain bintang antara lain: Dida, Alessandro Nesta, Ronaldinho, Clarence Seedorf. Bahkan pemain andalan United, David Beckham juga pernah bergabung dengan klub raksasa Serie A itu.

Bagaimanapun juga, satu-satunya pemain yang membuat manajer United kala itu, Sir Alex Ferguson gentar adalah pemain andalan timnas Italia, Andrea Pirlo. Dan dalam sebuah kesempatan di ajang Liga Champions, Alex Ferguson memberi tugas khusus kepada Ji Sung untuk menjaga Pirlo. Hal itu dikatakan Ji Sung dalam sebuah wawancara belum lama ini.

Baca Juga:

Ji Sung mengatakan bahwa kala itu Ferguson memintanya untuk selalu menghalangi Pirlo dan membuat pemain ini tidak bisa menguasai bola. Dengan kata lain, Ferguson ingin Pirlo ‘berhenti’ bermain.

“Sir Alex Ferguson ingin saya selalu mengikuti Pirlo. Jadi, saya coba untuk menghalangi dia sehingga dia tidak bisa memegang bola. Saat bola ada pada dia, saya coba mencegah bola lewat di depan dia,” kata Ji Sung.

“Untuk menjaga Pirlo tidak mudah, itu sulit secara mental, secara fisik, tapi setelah saya melakukan itu, Milan kesulitan melawan kami,” tambahnya.

Pemain internasional Korea Selatan itu bermain penuh dalam 2 pertandingan United kontra Milan di babak sistem gugur. United pun berhasil menyingkirkan Milan dengan skor agregat 7-2.

Dan rupanya, penampilan Ji Sung bersama United mendapat pengakuan dari Pirlo. Dalam otobiografinya, Pirlo menulis: “Park pastilah orang Korea Selatan pertama bertenaga nuklir dalam sejarah.”