Sterling: Pemain-Pemain City ‘Dijagal’ di Lapangan

Sterling: Pemain-Pemain City ‘Dijagal’ di Lapangan

744eade0-0d63-4c0b-96e4-ee83de72b92f_169

Situ Agen Maxbet Bandar Maxbet Terbaik – Kubu Manchester City kembali mendesak para wasit untuk bertindak lebih tegas terhadap pemain-pemain yang berlaku kasar di lapangan. Kali ini yang buka suara adalah Raheem Sterling.

City merasa gelisah karena pemain-pemain mereka jadi korban tekel-tekel berbahaya pemain lawan. Winger The Citizens, Leroy Sane, terancam absen hingga tujuh pekan setelah pergelangan kakinya diterjang oleh bek Cardiff City, Joe Bennett, di laga Piala FA.

Kevin De Bruyne dan Brahim Diaz juga menjadi sasaran tekel brutal lawan pada pertandingan melawan West Bromwich Albion beberapa hari lalu. De Bruyne ditekel dari belakang oleh James McClean, sementara Diaz terkapar usai dihajar tekel tinggi oleh Matt Phillips. Untungnya, De Bruyne dan Diaz tak mengalami cedera.

Bukan cuma tim-tim kecil saja yang mempraktikkan tekel-tekel berbahaya ketika bertemu City. Bahkan dua pemain bintang Tottenham Hotspur, Harry Kane dan Dele Alli, juga melakukan hal serupa di Etihad Stadium beberapa waktu lalu.

Baca Juga :Valverde: Biarkan Messi Sedikit Bernapas

Yang membuat kubu City kesal adalah sikap wasit yang kurang tegas ketika melihat tekel-tekel tersebut. Sejauh ini para pemain yang melakukan tekel-tekel berbahaya itu paling banter cuma diganjar kartu kuning.

Setelah beberapa hari lalu Bernardo Silva mengungkapkan kekhawatirannya terkait hal ini, kini Sterling yang bersuara.

“Akan ada tekel-tekel yang waktunya tidak tepat dan mungkin tidak semuanya sengaja, tapi pada saat yang bersamaan, jika itu adalah tekel berbahaya, itu adalah tekel berbahaya,” ujar Sterling di Soccerway.

“Saya pikir wasit dan ofisial harus memberantas tekel-tekel ini karena seperti yang bisa Anda lihat beberapa pemain dijagal di lapangan dan sedih melihatnya. Saya merassa kita harus berusaha memberantas hal ini dari permainan. Saya kadang-kadang merasa ini agak kurang adil,” imbuhnya.

Tekel-tekel berbahaya itu, lanjut Sterling, berpotensi membunuh peluang pemain yang jadi korban untuk tampil di Piala Dunia 2018.

“Saya pikir kami harus memberantasnya karena kita punya Piala Dunia di akhir musim dan mayoritas pemain di level atas dan di tim kami akan main di sana. Akan sangat menyedihkan melihat seseorang harus absen dari turnamen karena tekel-tekel konyol dan seseorang bisa lolos begitu saja,” katanya.