Begini Cara Guardiola Bikin Permainan Sane Berkembang

Begini Cara Guardiola Bikin Permainan Sane Berkembang

926e15fb-4283-4d9c-815a-2711f89f0e33_169

Situ Agen Maxbet Bandar Maxbet Terbaik – Pemain Manchester City Leroy Sane menuturkan betapa permainannya sudah berkembang di bawah arahan Pep Guardiola, termasuk dengan cara mengkritik saat Sane baru bergabung.

Di musim keduanya bersama City saat ini, Sane sudah membuat 12 gol dan 13 assist. Pemain 22 tahun itu menjadi sosok utama di sektor kiri permainan City, untuk menemani Sergio Aguero dan Raheem Sterling.

Guardiola dianggap sebagai salah satu faktor yang membuat Sane bisa bersinar seperti sekarang. Anggapan itu tidak keliru.

“Sejak saya bergabung dia langsung mengkritik saya! Dia memperlihatkan di bagian mana saya bisa lebih baik lagi dan setiap kali saya bikin salah ia akan bilang, ‘kamu harusnya melakukannya seperti ini!’,” ujarnya pada Jamie Redknapp dalam wawancara di Sky Sports.

Baca Juga :Tak Banyak yang Menyadari Peran Penting Milner di Liverpool

“Dan ketika saya mencoba mengikuti masukannya, ternyata itu benar-benar membantu saya berkembang. Sebelum bergabung saya sudah mendengar betapa ia pelatih bagus dan setelah datang, saya jadi benar-benar bisa melihat cara kerjanya dan merasakan kemampuannya. Dan saya pun jadi bisa menyadari, ‘wow ia benar-benar bisa bikin saya jadi lebih baik’.”

“Ia membuat permainan menjadi lebih simpel supaya kami dapat mempertahankan bola, melihat posisi rekan, apa yang bisa dilakukan, dan bagaimana membantu rekan setim. Dan Anda kini bisa melihat bagaimana semua pemain kami menginginkan bola dan siap membantu rekannya,” tuturnya.

Redknapp kemudian bertanya apa benar Guardiola memintanya untuk melakukan hal yang simpel-simpel saja dalam permainan. Sane membenarkan.

“Saya mendengarnya di setiap sesi latihan, setiap laga, setiap waktu! Ia hanya ingin kami melakukan hal-hal simpel, seperti mengoper dua meter,” katanya.

“Fokus untuk tidak melakukan kesalahan sederhana, supaya tak kehilangan bola sehingga tim lawan melakukan serangan balik dan bikin gol.”

“Kesalahan kecil macam itu tampak konyol dan pada aspek itulah dia ingin saya, dan pemain lain, bisa lebih baik lagi. Saya pun bisa berkembang dalam hal itu, yang sebenarnya cukup lucu!” tuturnya.