Lovren Lelah Terus Dikritik

Lovren Lelah Terus Dikritik

da631d5d-a389-461b-b2c9-e5849abb6574_169

Situ Agen Maxbet Bandar Maxbet Terbaik – Dejan Lovren mengaku lelah terus menerus dikritik. Tapi jika tidak ada perbaikan dari si pemain, mana mau kritik itu pergi bukan?

Selama berseragam Liverpool sejak 2014, Lovren dianggap tak mampu memenuhi harga mahal saat dibeli dari Southampton. Nominal 20 juta pound sterling saat itu sudah terbilang tinggi untuk bek yang bukan berasal dari tim besar.

Hampir empat tahun berselang, Lovren memang masih ada di dalam tim dan tak seperti Mamadou Sakho yang ditendang Juergen Klopp karena masalah indisipliner. Tapi, performa Lovren jauh dari kata memuaskan.

Bek asal Kroasia itu tidak mampu tampil konsisten dari laga ke laga dan malah kerap melakukan blunder yang membuat tim kehilangan angka. Contoh saja di dua laga bigmatch musim ini di kandang Tottenham Hotspur dan Manchester United.

Baca Juga :Jalan Terjal Chelsea Menuju Empat Besar

Saat Liverpool kalah 1-4 dari Spurs, Lovren dianggap lalai menjaga Harry Kane yang mengakibat dua kali bobolnya gawang Simon Mignolet. Sementara saat takluk 1-2 dari MU tiga pekan lalu, Lovren kalah mulu dalam duel udara dengan Romelu Lukaku.

Wajar jika kritik demi kritik terus berdatangan kepada Lovren yang dianggap sebagai biang keladi bobroknya pertahanan Liverpool. Jika ditanya kepada sebagian besar pendukung Liverpool, Lovren tentu jadi salah satu pemain yang harus dijual musim panas nanti.

Kritik yang tanpa hentinya itu membuat Lovren gerah dan bersikeras dirinya masih penting untuk lini pertahanan Liverpool. Apalagi Klopp pun juga tetap mempercayainya.

“Semua orang membuat kesalahan, tapi ketika saya sekali bermain buruk dalam 18 laga dan semua orang bakal bilang ‘Lihat, lihat, lihat’. Kenapa? Saya tidak pantas mendapatkan itu. Orang-orang tidak melihat kontribusi penting saya meski itu kecil. Mereka lihat tim menang 5-0 atas Porto tapi tidak ada yang memuji saya,” papar Lovren kepada The Sunday Times.

“Ini adalah tantangan. Tantangan untuk diri saya. Setelah kesalahan, apakah Anda sudah siap move on? Saya langsung bangkit usai kekalahan dari Spurs di mana saya ikut andil dalam rentetan 18 laga tak terkalahkan. Pemain top tidak butuh enam atau tujuh laga; pemain top langsung bangkit di laga berikutnya,” sambungnya.

“Tapi terkadang orang-orang tidak peduli dengan Dejan. Mereka hanya mencari-cari kesalahan saya berikutnya,” tegasnya.

Lovren musim ini baru bikin satu gol dan satu assist dari 31 penampilan di seluruh kompetisi. Lovren punya 2.545 menit main dengan rata-rata 82 menit. Sejak kedatangan Virgil van Dijk, Lovren kerap bergantian dengan Matip jadi duet bek asal Belanda itu.