Suarez di Antara Messi dan Kenangan Pahit Usai Menggigit Chiellini

Suarez di Antara Messi dan Kenangan Pahit Usai Menggigit Chiellini

Situ Agen Maxbet Bandar Maxbet Terbaik – Luis Suarez mengungkapkan masa-masa paling istimewa dan situasi paling berat dalam karier sepakbola. Dia menyebut Lionel Messi dan Giorgio Chiellini.

Suarez merasa sudah menemukan rumah yang nyaman di Barcelona bergabung pada 2014, tepat usai Piala Dunia 2018. Bersama tim Catalan itu, pemain Uruguay tersebut bisa merasakan gelar juara La Liga dan Liga Champions.

Sukses itu diraihnya bersama-sama pemain-pemain Barcelona. Termasuk bintang Barca, Messi si pemilik lima Ballon d’Or.

“Inilah yang saya inginkan. Saya menjadi juara Liga Champions dan juara la Liga,” kata Suarez seperti dikutip Marca.

“Saya bermain dengan pesepakbola terbaik dunia. Saya memiliki kesempatan untuk mengisahkan kepada anak cucu saya kalau saya bermain bersama-sama pemain terbaik sepanjang sejarah,” dia menambahkan.

Itu kisah yang menyenangkan. Suarez juga menyimpan periode kelam kala tak bisa berdekatan dengan sepakbola pada 2014.

Ya, Suarez dilarang bertanding dalam sembilan laga di ajang resmi FIFA dan tak boleh terlibat dalam aktivitas sepakbola apapun selama empat bulan usai menggigit Chiellini. Insiden itu terjadi di babak penyisihan Grup D Piala Dunia 2014 di Arena das Dunas, Brasil pada 24 Juni 2014 kepada anak cucunya nanti.

Baca Juga :Valverde ke Pemain Barca: Jangan Tertipu Performa Buruk Madrid!

Dengan larangan itu, Suarez tak bisa langsung dimainkan oleh Barca setelah resmi direkrut. Suarez menyebut periode itu dengan rasa sakit yang amat sangat.

“Rasanya sakit sih, saat putri saya menanyakan kepada saya tak langsung bermain untuk Barcelona setelah bergabung. Itu sangat menyakitkan dan sulit, meskipun saya memang sudah membuat kesalahan sendiri,” kata Suarez.

“Yang paling menyakitkan adalah bagaimana mereka memperlakukan saya, saat saya harus meninggalkan Piala Dunia. Kalian tidak dapat menghukum seseorang dalam sembilan atau 10 pertandingan, atau memberikan sanksi kepada seseorang berupa larangan untuk memasuki lapangan,” dia menegaskan.