Kekalahan di Final Liga Champions Melecut Liverpool Musim Ini

Kekalahan di Final Liga Champions Melecut Liverpool Musim Ini

Situ Agen Maxbet Bandar Maxbet Terbaik – Liverpool sedang tampil trengginas musim ini. Kegagalan di Liga Champions musim lalu dianggap sebagai salah satu mengapa The Reds bisa seperti sekarang.

Performa Si Merah musim lalu sebenarnya sudah apik. Menembus final Liga Champions menjadi bukti bahwa Liverpool telah kembali ke khitahnya sebagai klub raksasa Eropa serta Inggris.

Namun, Liverpool harus menerima fakta buruk saat kalah 1-3 dari Real Madrid. Kekalahan itu makin menyakitkan karena diakibatkan dua blunder kiper Lorius Karius dan membuat klub itu jadi bahan lelucon para rival.

The Reds langsung membenahi skuat awal musim ini. Fabinho dan Naby Keita didaratkan untuk menambah kualitas lini tengah. Sedangkan di posisi penjaga gawang, Alisson Becker didatangkan dengan harga mahal.

Benar saja kedatangan ketiga pemain ini memberikan kesolidan bagi The Reds yang mampu tampil konsisten musim ini. Liverpool punya pertahanan terbaik di Liga Inggris saat ini ketika Alisson baru kebobolan delapan gol di samping lini serang yang tetap tajam.

Baca Juga :Hasil Barcelona vs Celta Vigo: Dembele-Messi Menangkan Blaugrana 2-0

Selain itu, gemuknya lini tengah juga menjadi faktor Liverpool terlihat selalu prima karena manajer Juergen Klopp bisa merotasi para pemain, terutama di jadwal pada seperti saat ini. Mereka pun memuncaki klasemen dengan 54 poin, unggul tujuh poin dari juara bertahan Manchester City dan belum sekalipun kalah.

“Kegagalan Liverpool di Liga Champions setelah dikalahkan Real Madrid jadi titik balik,” ungkap mantan pemain pinjaman di Manchester United di era 80-an, Garth Crooks, kepada BBC.

“Performa Modric di lini tengah sempat menghancurkan Liverpool, ditambah dua blunder fatal Karius saat itu. Kehancuran itu membuat Liverpool mendatangkan salah satu kiper terbaik dunia ditambah dua gelandang berkualitas,” sambung Crooks yang besar di Stoke City dan Tottenham Hotspur itu.

“Sedikit perubahan yang penting itu menjadi instrumen utama mengapa Liverpool memimpin klasemen Premier League dengan selisih tujuh poin.”

“Tapi, kekalahan di final Liga Champions lah yang membuka mata dan menjadi alasan Liverpool pada Mei 2019 nanti bisa menyamai sejarah rekor poin City (100 poin) dan memenangi titel untuk pertama kalinya sejak 29 tahun,” demikian dia.