Tumpulnya Lini Depan Masih Jadi Penyakit MU

Tumpulnya Lini Depan Masih Jadi Penyakit MU

Situ Agen Maxbet Bandar Maxbet Terbaik – Tumpulnya lini depan masih menjadi penyakit dari Manchester United. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab mereka kalah dari Burnley di laga terakhir.

MU dipermalukan oleh Burnley di Old Trafford 0-2 pada pekan ke-24 Liga Inggris, Kamis (23/1/2020) dini hari WIB. Dua gol kemenangan tim tamu diciptakan oleh Chris Wood dan James Tarkowski.

Dalam laga ini, Setan Merah sebenarnya mampu tampil dominan mengendalikan jalannya laga. Mereka mencatatkan penguasaan bola sebesar 72 persen dibanding 28 persen milik Burnley.

MU juga tampil menekan dengan melepaskan 24 tembakan. Namun masalah penyelesaian akhir masih menjadi penyakit dari skuat Ole Gunnar Solskjer.

Dari 24 tembakan hanya tujuh yang mengarah ke gawang. Phil Neville menilai kegagalan MU mencetak gol ke gawang Burnley adalah hal yang tak termaafkan.

Baca Juga :Tujuh Tahun yang Lalu, Hazard Tendang Ball Boy Swansea

Martial yang ditempatkan sebagai ujung tombak kembali menjadi sorotan atas tumpulnya lini serang MU. Sebelumnya, penyerang asal Prancis ini juga dianggap banyak membuang peluang saat The Red Devils kalah dari Liverpool 0-2 pekan lalu.

“Ini tak tidak termaafkan. Anda tentu melihat Martial gagal memanfaatkan peluang saat menghadapi Liverpool. Ini terulang lagi di laga ini saat kedudukan 0-0. Wan-Bissaka mampu menusuk dari kanan, Martial harusnya mampu menyambar bola mencetak gol,” ujar Phil Neville dikutip dari BBC.

“United mendominasi penguasaan bola sepanjang laga dan Anda berpikir gol akan segera datang di babak pertama. Juan Mata berada di posisi yang baik namun sepakannya masih melambung, meski ruang tembaknya cukup terbuka.”

“Itu memang datang dari kaki terlemahnya yaitu kaki kanannya, tapi sebagai seorang pemain dengan kualitas sepertinya itu harusnya gol. Martial kembali membuang peluang, bola apik dari Matic, tapi sentuhan pertamanya buruk sehingga bola terlepas dari kontrolnya

“MU harusnya unggul 3-0 sebelum Burnley mencetak gol. Itulah mengapa Ole layak kecewa,” ujarnya menambahkan.